BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Friday, January 9, 2009

Berdikari Next Day

Hari nh hari yg aq xbleh relax..eeeh..rms 2l..esk dh nk pg sek n duduk kt asrama..ha,,,xlh lerr sy nk mkn masakan mak sy hari2...Duduk kt asrama nk thu apa krj nya..basuh baju sndri, lipat bju sndri, urus barang2 sndri...kna beljr brdkari..Mcm tu lh..rutin seharian bdk2 yg dudk asrama... Ari nh kena smpn bju sndri n gosok bju..srta basuh bju.....Doakan sy blh thn dudk asrama....Amin.. http://determined-girl.blogspot.com my first blog...

Kartoon


Cute tul kartoon niey...

Albert Einstein


Ni lerr Albert Einsten...

Albert Einstein

Albert Einstein

See in Galeri Foto

Enlarge

Albert Einstein (March 14, 1879April 18, 1955) was a German-born theoretical physicist of Swiss and American citizenship, who is widely regarded as the greatest scientist of the 20th century. He proposed the theory of relativity and also made major contributions to the development of quantum mechanics, statistical mechanics, and cosmology. He was awarded the 1921 Nobel Prize for Physics for his explanation of the photoelectric effect in 1905 (his " miracle year") and "for his services to Theoretical Physics".

After his general theory of relativity was formulated in November 1915, Einstein became world famous, an unusual achievement for a scientist. In his later years, his fame exceeded that of any other scientist in history, and in popular culture, Einstein has become a byword for great intelligence or even genius.

Einstein himself was deeply concerned with the social impact of scientific discovery. An individual of monumental intellectual achievement, he remains the most influential theoretical physicist of the modern era. Einstein's reverence for all creation, his belief in the grandeur, beauty, and sublimity of the universe (the primary source of inspiration in science), his awe for the scheme that is manifested in the material universe—all of these show through in his work and philosophy. To this day Einstein receives popular recognition unprecedented for a scientist.

Isaac Newton

Ni lerr Sir Isaac Newton...


Fuhh..Kn srnk kalau dpt mandi air laut nh.. Dingin n Nyaman..ha3.. Lautnya pn bersih..Pemandangan pn...brntgnya kalau dpt prgi kt sini..

Akar Berbentuk Kalimah Allah


Cuba tengok betul2.. Akar itu mmbntk KALIMAH ALLAH.. Subhanallah... Itulah menunjukkan kekuasaan ALLAH..

Isaac Newton

Isaac Newton

Enlarge

Sir Isaac Newton in Godfrey Kneller's 1689 portrait: see in Galeri Foto

Sir Isaac Newton (25 December 164220 March 1727 by the Julian calendar in use in England at the time; or 4 January 164331 March 1727 by the Gregorian calendar) was an English physicist, mathematician, astronomer, philosopher, and alchemist who wrote the Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (published 5 July 16871), where he described universal gravitation and, via his laws of motion, laid the groundwork for classical mechanics. Newton also shares credit with Gottfried Wilhelm Leibniz for the development of differential calculus. While they both discovered calculus nearly contemporaneously, their work was not a collaboration.

Newton was the first to promulgate a set of natural laws that could govern both terrestrial motion and celestial motion. He is associated with the scientific revolution and the advancement of heliocentrism. Newton is also credited with providing mathematical substantiation for Kepler's laws of planetary motion. He would expand these laws by arguing that orbits (such as those of comets) were not only elliptic, but could also be hyperbolic and parabolic. He is also notable for his arguments that light was composed of particles (see wave-particle duality). He was the first to realise that the spectrum of colours observed when white light passed through a prism was inherent in the white light and not added by the prism as Roger Bacon had claimed in the 13th century.

Newton also developed a law of cooling, describing the rate of cooling of objects when exposed to air; the binomial theorem in its entirety; and the principles of conservation of momentum and angular momentum. Finally, he studied the speed of sound in air, and voiced a theory of the origin of stars.

Thursday, January 8, 2009

Ya Allah,,
Apakah dunia ini sudah ingin kiamat??
Aku takut Ya Allah..
Hamba mu yang lemah ini bermohon,,
Supaya kau sedarkanlah Saudara-saudara ku yang begitu leka,,
Dengan nikmat dunia ini...

Ya Allah,,
Letakkan lah hamba serta orang yang telah berjasa kepada ku,,
Di tempat orang-orang yang beriman..

Ya Allah,,
Matikanlah kami dengan mati syahid,,
Supaya kami sentiasa berada di dalam agamamu,,
Dan jalan yang benar..

Ya Allah,,
Jadikan lah lidahku untuk menyebut ayat-ayat suci Al-Quran,,
Jadikan lah tangan dan kaki ku untuk membuat ibadah dan membantu orang,,
Jadikanlah telinga ku untuk mendengar azan dan ayat-ayat suci mu,,
Jadikanlah mata ku untuk melihat perkara-perkara yang baik di dunia ini...

AMIN..... Demikian lah doa seorang hamba Allah..Semoga doanya DiKabulkanNya

Surah-surah Yang Mustajab

>(1) BISMILLAH (Dengan Nama Allah)
>Barangsiapa membaca sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, nescaya
>terpelihara dari godaan dan gangguan syaitan, dari bencana manusia
>dan jin, daripada kecurian dan kebakaran, dan daripada kematian
>terkejut. Dan barang siapa membaca sebanyak 50 kali diahadapan orang
>yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta
>naiklah keberanian dan kehebatan kepada pembaca.
>
>(2) SURAH AL-FATIHAH (Pembukaan)
>Barangsiapa membacanya sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunatnya,
>nescaya permintaannya di perkenankan, jika sakit lekas sembuh dan
>nescaya dikasihi oleh makhluk dan ditakuti oleh musuh. Barang siapa
>membaca 20 kali sesudah tiap-tiap sembahyang fardhu, nescaya rezkinya
>dilapangkan oleh Tuhan dan bertambah baik keadaannya, serta bercahaya
>rohaninya.
>
>(3) AYAT AL-KURSI (Kekuasaan Allah)
>Barangsiapa membacanya sekali selepas setiap sembahyang fardhu,
>nescaya terpelihara dari tipudaya dan ganguan syaitan. Dengan
>membacanya, seorang yang miskin akan menjadi kaya, dan jika dibaca
>ketika hendak tidur nescaya akan terselamat dari kecurian, kebakaran
>dan kekaraman. Barangsiapa sentiasa membaca ayat Al-Kursi, nescaya
>Allah akan kurniakan kepada ahli rumahnya kebaikkan yang tidak
>terhitung banyaknya.
>Barangsiapa berwudhuk lalu membaca sekali, nescaya Allah Akan
>meninggikan darjatnya setinggi 40 darjat dan Allah akan mendatangkan
>para malaikat menurut bilangan hurufnya, seraya berdoa untuk
>sipembaca sehinggalah ke hari Qiamat. Dan tersebut dalam hadith yang
>lain :
>Barangsiapa membacanya ketika hendak tidur, nescaya Allah akan
>membuka pintu rahmat baginya hingga kesubuh, dan mengurniakan kota
>nur menurut bilangan rambut dibadannya. Jika sipembacanya meninggal
>dunia pada malam itu, ia dikira mati syahid. Hadith yang lain
>mengatakan: Barangsiapa membacanya selepas setiap sembahyang fardhu,
>nescaya akan terpelihara dari kekerasan malakul-maut, dan Allah
>sendiri yang mencabut rohnya, dan dia akan dibangkitkan bersama para
>Mujahid yang berjihad beserta para Anbiya hingga ia gugur mati
>Syahid.
>Imam Jaafar Shadiq r.a. mengatakan: Barangsiapa membaca sekali,
>nescaya Allah akan menghindar darinya 1,000 kesukaran duniawi, yang
>terkecil sekali ialah kemiskinan dan kepapaan, dan 1,000 kesukaran
>ukhrawi, yang terkecil sekali ialah azab neraka.
>
>(4) SURAH AL-BAQARAH (Sapi Betina)
>Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah ini (Amanarrasulu)
>sebelum tidur, ia akan terselamat dari segala bala bencana dan mara
>bahaya.
>
>(5) SURAH ALI-IMRAN (Keluarga Imran)
>Barangsiapa membaca tiga ayat yang pertama dari surah ini, Nescaya ia
>akan mencapai kesihatan dari segala penyakit dan terselamat dari
>gangguan jin.
>
>(6) SURAH AN-NISSA' (Perempuan)
>Barangsiapa yang membaca ayat yang ke 75 dari surah ini, nescaya ia
>akan terselamat dari kejahatan para penjahat.
>
>(7) SURAH AL-MAIDAH (Hidangan)
>Barang siapa membaca ayat yang ke 7 dari surah ini, sebanyak yang
>mungkin selama 3 hari berturut -turut, insya Allah akan terselamat
>dari was-was semasa wudhu dan sembahyang. Barang siapa membaca ayat
>89 hingga ayat 101dari surah ini, keatas air lalu diberi minum kepada
>orang yang bercakap dusta, nescaya ia tidak akan bercakap dusta
>lagi.
>
>(8) SURAH AL-AN'AM (Binatang Ternak)
>Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali, nescaya akan terhindar dari
>segala bala bencana. Jika ayat 63 dan 64 dari surah ini,dibaca oleh
>penumpang kapal, ia akan terselamat dari karam dan tenggelam.
>
>(9) SURAH AL-A'RAAF (Benteng Tinggi)
>Barang kali membaca ayat 23 dari surah ini, selepas tiap-tiap
>sembahyang fardhu, lalu beristighfar kepada Allah, nescaya akan
>terampun segala dosanya. Barang siapa membaca ayat 47 dari surah ini,
>ia akan terpelihara dari kekacauan para penzalim serta ia akan
>mendapat rahmat Allah.
>
>(10) SURAH AL- ANFAL (Rampasan)
>Barang siapa membaca ayat 62 dan 63 dari surah ini, nescaya dia akan
>di cintai dan dihormati oleh sekalian manusia.
>
>(11) SURAH AL-BARAAH (AT-TAUBAH) (Pemutus perhubungan)
>Barangsiapa membacanya, nescaya akan terselamat dari kemunafiqan dan
>akan mencapai hakikat iman. Barang siapa membaca ayat 111 dari surah
>ini, dikedai atau ditempat-tempat perniagaan, nescaya akan maju
>perniagaannya itu.
>
>(12) SURAH YUNUS (Yunus)
>Barangsiapa membaca ayat 31dari surah ini, ke atas Perempuan yang
>hamil, nescaya ia melahirkan anak dalam kandungannya itu dengan
>selamat. Barangsiapa membaca ayat 64 dari surah ini, nescaya ia akan
>terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk dan mengigau.
>
>(13) SURAH AL-HUD (Hud)
>Barang siapa membaca, nescaya ia akan mendapat kekuatan dan Kehebatan
>serta ketenangan dan ketenteraman jiwa. Barang siapa membaca ayat 56
>dari surah ini, pada setiap masa, nescaya ia akan terselamat dari
>gangguan manusia yang jahat dan binatang yang liar.
>Barang siapa membaca ayat112 dari surah ini, sebanyak 11 Kali selepas
>tiap-tiap sembahyang, nescaya akan mencapai ketetapan hati.
>
>(14) SURAH YUSUF (Yusuf)
>Barang siapa membacanya, akan di murahkan rezekinya dan diberikan
>kemuliaan kepadanya. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, ia
>akan terhindar dari kepahitan dan kesukaran hidup.Barang siapa membac
>ayat 68 dari surah ini, nescaya Allah akan mengurniakan kesalehan
>kepada anak-anaknya.
>
>(15) SURAH AR-RA'D (Petir)
>Barang siapa membaca ayat 13 dari surah ini, ia akan terselamat dari
>petir. Dan barangsiapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya
>Penyakit jantungnya akan sembuh.
>
>(16) SURAH IBRAHIM (Ibrahim)
>Barang siapa membaca ayat-ayat 32 hingga 34 dari surah ini, nescaya
>anak-anaknya akan terhindar dari perbuatan-perbuatan syirik dan
>bida'ah.
>
>(17) SURAH AL-IIIJ'R (Batu Gunung)
>Barang siapa membaca 3 ayat yang terakhir dari surah ini, ke atas
>perempuan yang selalu anak kandungannya gugur, nescaya anak
>kandungannya itu akan terselamat, dari gugurnya.
>
>(18) SURAH BANI ISRAIL (anak-anak Israil)
>Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang
>yang bercakap gagap insya Allah akan hilang gagapnya itu.
>Barang siapa membaca ayat 80 dari surah ini, ketika ia pulang dari
>perjalanan, nescaya dia akan dimuliakan dan dihormati oleh orang-
>orang yang setempat dengannya.
>
>(19) SURAH AL-KAHF (Gua)
>Barang siapa membacanya, akan terhindar dari kemiskinan dan kepapaan.
>Barang siapa membacanya pada malam Jumaat, nescaya dia akan mendapat
>rezeki yang murah.
>
>(20) SURAH MARYAM (Maryam)
>Barang siapa membacanya, nescaya akan mendapat kejayaan di dunia dan
>di akhirat.
>
>(21) SURAH THAAHAA (Hai Manusia)
>Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan mengurniakan kepadanya
>ilmu pengetahuan dan akan tercapai segala maksudnya.
>Barang siapa membaca ayat-ayat 25 hingga 28 sebanyak 21 kali, tiap-
>tiap hari selepas sembahyang subuh nescaya otaknya akan cerdas dan
>akalnya akan sempurna.
>
>(22) SURAH AL ANBIYA (Nabi-Nabi)
>Barang siapa membaca ayat 83 dari surah ini, nescaya dia akan
>mendapat sebesar-besar pangkat di sisi Allah s.w.t .
>
>(23) SURAH AL-HAJ (Haji)
>Barang siapa membacanya, Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.
>
>(24) SURAH AL-MU'MINUN (Orang-orang Mukmin)
>Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang
>yang selalu minum minuman keras,nescaya dia tidak akan meminumnya
>lagi. Barang siapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya perahunya
>akan terselamat daripada karam dan rumahnya akan terselamat dari
>kecurian dan serangan musuh.
>
>(25) SURAH AN-NUUR (Cahaya)
>Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi
>yang buruk. Barang siapa membaca ayat 35 dari surah ini, pada hari
>Jumaat sebelum sembahyang Asar, nescaya dia akan disegani oleh orang
>ramai.
>
>(26) SURAH AL-FURQAN (Pembaca)
>Barang siapa membacanya sebanyak 3 kali ke atas air yang bersih, lalu
>air itu dipercikkan di dalam rumah, nescaya rumah itu akan terselamat
>dari gangguan binatang-binatang yang liar dan ular-ular yang bisa.
>
>(27) SURAH ASY-SYU A'RA (Ahli-ahli Syair)
>Barang siapa membaca ayat 130 dari surah ini, sebanyak 7 kali dengan
>senafas ke atas orang-orang yang digigit oleh binatang-binatang yang
>berbisa nescaya akan hilang bisa-bisa itu.
>
>(28) SURAH AN-NAML (Semut)
>Barang siapa membacanya nescaya nikmat-nikmat Allah akan kekal
>kepadanya.
>
>(29) SURAH AL-QA-SHASH (Cerita)
>Barang siapa membacanya ke atas pekerja-pekerjanya, nescaya Mereka
>tidak akan mencuri dan mengkhianat. Barang siapa membaca ayat-ayat 51
>hingga 55 dari surah ini, Nescaya otaknya akan cergas, akalnya akan
>sempurna dan budi pekertinya akan halus.
>
>(30) SURAH AL-ANKABUT (Labah-labah)
>Barang siapa membacanya, nescaya demamnya akan sembuh. Barang siapa
>membacanya, nescaya ia akan terhindar dari gelisah dan keluh kesah.
>
>(31) SURAH AR-RUM (Rum)
>Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan membinasakan orang yang
>hendak menzaliminya.
>
>(32) SURAH LUQMAN (Luqman)
>Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala
>penyakit terutama dari penyakit-penyakit perut. Barang siapa membaca
>ayat 31 dari surah ini, nescaya akan terselamat dari bencana banjir.
>
>(33) SURAH AS-SAJ DAH (Sujud)
>Barang siapa membaca ayat-ayat 7 hingga 9 dari surah ini, ke atas
>kanak-kanak yang baru lahir, nescaya ia akan terhindar dari segala-
>gala penyakit ruhani dan jasmani.
>
>(34) SURAH AL-AHZAB (Golongan-golongan)
>Barang siapa membaca ayat-ayat 45 hingga 48 dari surah ini, nescaya
>ia akan mendapat kemuliaan dan kehormatan sejati. Dan barang siapa
>membaca ayat-ayat 60 hingga 66 dari surah ini, nescaya Allah akan
>membinasakan musuh-musuhnya.
>
>(35) SURAH SABA' (Saba')
>Dengan membacanya, terselamatlah ia dari segala-gala bala bencana,
>terutamanya dari rosaknya tanam-tanaman.
>
>(36) SURAH FAATHIR (Pencipta)
>Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah Akan
>memberkati perniagaannya.
>
>(37) SURAH YAASIIN (Hai Manusia)
>Nabi kita Muhammad s.a.w bersabda : "Tiap-tiap sesuatu Mempunyai hati
>dan hati Al-Quran ialah surah Yaasiin." Yaasiin kerana Allah, nescaya
>akan terampun segala-gala dosanya kecuali dosa syirik.." Dalam satu
>hadith yang lain Baginda s.a.w bersabda: "Hendaklah kamu membaca
>surah Yaasiin ke atas pesakit-pesakitmu yang menghadapi sakaratul-
>maut, nescaya Allah s.w.t akan meringankan kekerasan sakaratul-maut
>itu."Dalam satu hadith yang lain pula Baginda s.a.w bersabda: "Aku
>ingin benar, agar surah Yaasiin ini dihafaz oleh tiap-tiap umatku."
>Barang siapa membacanya sebanyak 41 kali, pasti akan tercapai segala
>hajat dan cita-citanya.
>Barang siapa membacanya sebanyak 21 kali pada malam Jumaat, Lalu
>berdoa istghfar untuk kedua ibu bapanya, nescaya dosa kedua ibu
>bapanya akan diampunkan oleh Tuhan.
>Barang siapa membaca sekali ketika membuka kedai atau perniagaan,
>nescaya akan maju perniagaannya itu.
>Barang siapa membacanya sekali pada awal malam, andaikata ia mati
>pada malam itu, mesti ia mati syahid.
>Barang siapa membacanya sekali selepas tiap-tiap sembahyang Jumaat,
>nescaya ia akan diselamatkan dari siksa kubur. Jika dibacanya oleh
>seorang askar, ketika ia hendak turun kemedan peperangan, Allah akan
>mengurniakan kepadanya keberanian dan kegagahan, serta naiklah
>ketakutan pada musuh-musuhnya. Hikmat-hikmat dan khasiat-khasiat
>surah Yaasiin ini banyak benar didapati di dalam kitab-kitab hadith
>tetapi cukuplah setakat ini untuk diamal oleh anda sekalian.
>
>(38) SURAH ASH-SHAAFFAAT (Yang Berbaris)
>Barang siapa membacanya, insya Allah in akan terpelihara daripada
>gangguan jin.
>
>(39) SURAH SHAAD (Shaad)
>Dengan membaca ayat 42 dari surah ini, nescaya akan mendapat
>kebahagian sejati. Insyallah rakan- rakan semua akan mendapat

INSYA-ALLAH..AMIN..

Apakah ini Tanda-Tanda Akhir??


Tanda-tanda akhir

Oleh Nasron Sira Rahim


KETIKA sedang bersiap untuk pulang ke rumah selepas selesai mengimamkan solat Asar, seorang lelaki dengan wajah bingung dan kerunsingan datang mengetuk pintu kamar biliknya.

Melihat jasad lelaki itu di sebalik kaca pintu bilik, Imam Min tersenyum bagi memberi isyarat membenarkannya masuk. Wajah runsing masih kelihatan di sebalik senyuman balas yang seolah-olah terpaksa dihadiahkan untuknya, kala lelaki itu melangkah ke bilik kecilnya.

Lantaran mereka tidak pernah bertemu sebelum ini, lelaki itu memulakan perkenalan dengan huluran tangan dan menyingkap butir-butir ringkas mengenai dirinya. Jelas didengari bahawa suaranya tersekat-sekat ketika menuturkan setiap bilah kata bagaikan ada beban yang amat berat sedang ditanggung benaknya ketika itu.

Seterusnya lelaki berkenaan mendiamkan diri untuk seketika dan suasana sunyi menyelubungi atmosfera bilik. Agak pelik dia melihat perlakuan tetamunya itu, sentiasa kelihatan gelisah dan takut. Ketika dia cuba membuka bicara bagi meleraikan ikatan sepi, lelaki berkenaan memulakan tutur kata.

“Tuan Imam, sesuatu yang pelik berlaku dalam hidup saya sejak dua minggu lalu,” suaranya agak perlahan, pandangannya ditundukkan dan jemarinya disilangkan antara satu sama lain. Garis-garis kerutan terlukis di dahi Imam Min. Dia menunggu lanjutan kata dari bibir tetamu di hadapannya.

Lelaki itu bagaimanapun tidak lagi meneruskan bicara, sebaliknya mengeluarkan sesuatu dari beg sandang yang dibawa. Sebuah al-Quran lama diletakkan di atas meja, di hadapannya. Imam Min memakukan pandangan pada kitab suci itu.

“Ini al-Quran pusaka keluarga kami. Sudah lapan generasi diwariskan sebelum saya memilikinya.” Dicapainya al-Quran berkenaan sebelum dia meneliti dengan perasaan kagum. Walaupun helaian surah sudah kekuningan, nas bertulis tangan masih jelas tertera. Malah gaya khat di muka kitab dilirik dengan penuh unik sehingga yakin dia bahawa gaya itu masih belum pernah dihasilkan mana-mana penulis sebelum ini. “Cantik al-Quran ini,” dia ikhlas menzahirkan pujian.

“Saya jumpa al-Quran ini dalam stor di rumah arwah datuk, dua tahun lalu. Kerana tiada lagi sesiapa yang mahu menggunakannya, saya bawa pulang kitab ini untuk membacanya. Asal kitab ini datangnya dari Acheh, dibawa moyang kami yang datang berdakwah ke sini pada zaman Kedah Tua dulu,” dengan suara tersekat-sekat, lelaki itu menuturkan penjelasan.

“Jadi apa masalahnya,” Imam Min terus ke mauduk pertemuan. Wajah serba-salah mengiringi pandangan lelaki itu ke arahnya, seolah-olah takut untuk meluahkan masalah dihadapi.

“Saya baca al-Quran ini setiap hari dan alhamdulillah, sudah khatam sekali. Bagaimanapun, sejak dua minggu lalu, sesuatu yang pelik berlaku. Ada antara ayat ini, hilang dengan sendirinya.” Pandangan Imam Min segera teralih daripada penelitian terhadap kitab tua ke wajah si lelaki. Bersama kerutan di dahi, dia cuba mencari ketelusan di sebalik kata-kata aneh yang diucapkan sebentar tadi. Ayat al-Quran yang ghaib?

“Mulanya pada malam Jumaat dua minggu lalu, ketika khusyuk menekuni surah al-Mukminun, terlihat saya ruang halaman yang kosong. Mulanya diingatkan dakwat tulisan yang pudar tetapi setelah diamati, yakin saya yang ayat pertama hilang bagaikan dipadam dengan sempurna. Ayat-ayat lain masih elok.”

Serta-merta diselaknya helaian kitab yang diperbuat daripada kulit haiwan itu bagi mencari logik pada dakwaan lelaki berkenaan. Tanda tanya terus menujah ke kotak fikirnya.

“Mulanya saya fikirkan ia mungkin perasaan saya saja tetapi empat hari kemudian, saya dapati ayat kedua dan ketiga pula ghaib.” Selakkan helaian akhirnya terhenti pada surah berkenaan. Memang benar! Lelaki di hadapannya tidak menipu, ayat suci itu lesap meninggalkan ruang kosong di tengah nas sesudah dan sebelumnya. Bacaan basmalah masih jelas tertera tetapi selepas itu, ruang terus kosong sehinggalah ayat keenam surah. Memang aneh dan misteri. Tidak mungkin tulisan yang pudar meninggalkan ruang kosong seperti itu. Ketakutan dan kebingungan mula menjalar ke jiwanya dan fahamlah dia akan perasaan dihadapi lelaki itu.

“Berapa kali kejadian ini berlaku?” dengan nada hairan, dia mengusulkan persoalan. “Sehingga subuh Isnin lalu, semuanya empat kali Tuan Imam, lima ayat.” Perasaan seram sejuk mula menusuk jasadnya. Aneh kejadian berkenaan, memang aneh.

Selepas terdiam seketika bagi merasionalkan dirinya, Imam Min bangun dan mencapai sebuah kitab terjemahan al-Quran di rak belakang. Helaian kitab terjemahan diselak sehingga menemukan surah al-Mukminun. Walaupun sudah mengetahui dan menghafaz ayat yang hilang itu, dia tetap ingin memastikan maksud nas berkenaan.

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang beriman (iaitu) orang yang khusyuk dalam solatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri daripada (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Dan orang-orang yang menunaikan zakat dan orang-orang yang menjaga kemaluannya.” Firman Allah itu dibaca lambat bagi diperdengarkan di hadapan tetamu itu. Selesai baca, lelaki itu memandang ke arahnya dengan seribu tanda-tanya. Dia diam, lelaki itu juga terdiam.

“Apa maksud semua ini Tuan Imam?” Buntu sekali dirinya untuk memberikan jawapan. Tidak pernah perkara seperti itu didengari berlaku di mana-mana sebelum ini; tidak pernah juga persoalan seperti itu diajukan kepadanya seumur hidup. Bingung dia bingung.

Lelaki itu hanya memandang kosong kepadanya. Segala permasalahan yang menyelubungi mereka kini diserahkan bulat-bulat oleh lelaki itu kepadanya untuk diselesaikan. Beban itu teralih kepadanya sedangkan dia masih bingung untuk memberi sebarang jawapan.

“Mengapa ayat al-Quran ini tiba-tiba saja boleh hilang?” tanpa sebarang jawapan, lelaki itu kembali mendesak penjelasan. Mengemukakan persoalan yang benar-benar membawa Imam Min ke lembah kebuntuan.

Diasak kebingungan dalam mencari jawapan yang pasti untuk diluahkan kepada lelaki itu, seketika dia merenung jauh ke alam muhasabah dan menyusuri lorong-lorong fikir.

“Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan Allah bagi mereka yang berfikir.” Nas yang banyak disebut dalam al-Quran itu kerap singgah di benak mindanya sejak diperlihatkan perkara aneh itu. Sesungguhnya segala sesuatu itu berlaku atas kehendak Tuhan jua dan yakin dia bahawa segala yang berlaku tidak terjadi dengan sia-sia. Pasti ada sebabnya.

“Saudara, saya yakin segala sesuatu perkara itu berlaku dengan kehendak Allah SWT,” Imam Min menghelakan nafas di celah-celah kebingungan.

Sememangnya sedar dia bahawa perkara ghaib wujud dalam Islam dan wajib diimani. Sedar dia bahawa mukjizat, keramat dan beberapa hal yang tidak dapat dijelaskan akal dan sains turut tertakrif dalam doktrin Islam. Bagaimanapun, dalam keadaan dunia sekarang, jarang lagi dijumpai perkara seperti itu. Pernah didengarinya ketika kecil kisah-kisah wali yang mampu berjalan di atas air tetapi seumur hidupnya meniti alam dewasa, belum pernah dia menjumpai manusia seperti itu.

Sepuluh tahun lalu, pernah negaranya kecoh apabila sekumpulan pelajar dan guru agama mendakwa melihat objek-objek aneh antaranya kalimah syahadah dan lidah manusia dipotong di dada langit. Ya, itu memang perkara pelik dan mistik, tetapi ‘keanehan’ itu akhirnya terbongkar apabila pihak berkuasa mendapati ia adalah penipuan kumpulan tertentu yang memancarkan laser ke langit.

Menggunakan jin sememangnya mampu menghasilkan pelbagai perkara pelik tetapi entahlah, dia sendiri tidak dapat menjelaskan peristiwa dialami lelaki itu kini. Dengan ilmunya, dia tidak berani memutuskan peristiwa itu.

“Tuan Imam....” panggilan lelaki itu kembali menyedarkannya daripada lamunan. Barulah dia menyedari bahawa agak lama dia larut dalam mencari dalil akli sehingga meninggalkan lelaki itu keseorangan di alam realiti.

“Saya sendiri tidak berani menghakimi kejadian aneh ini.” Perasaan sebenarnya diluahkan kepada lelaki itu. Wajah-wajah hampa jelas terlukis pada riak si lelaki. “Tetapi sekadar pendapat saya, mungkin ayat ini ghaib lantaran ia tidak lagi dipedulikan umat manusia,” lelaki itu memanggung kepala ke arahnya.

“Contohnya kaitan antara ayat ini dengan senario semasa, berapa ramai umat Islam yang menunaikan suruhan ini? Saya yakin ramai umat Islam yang sudah tidak menunaikan solat sedangkan solat itu tiang agama.” Tetamunya mengangguk perlahan dan terus menunggu luruhnya buah-buah penjelasan.

Fikirannya bagaimanapun kembali menjengah ke alam realiti yang didiami umat Islam terutama di negaranya kini. Serta-merta perasaan sebak menguasai jiwa tatkala mengenangkan ramai antara kenalan, saudara dan insan yang ditemuinya sudah tidak lagi menunaikan solat. Solat itulah jalan menemui Allah tetapi jelasnya ramai yang tidak lagi mempedulikan-Nya.

“Solat itulah titik tolak dalam kehidupan manusia, solat itulah jawapan dan formula terbaik dalam menangani pelbagai kecelaruan dan kebejatan sosial masyarakat. Jika solat ditunaikan dan dihayati, pasti masalah sosial masyarakat, mat rempit, dadah, seks luar nikah, rasuah dan jenayah mampu diatasi,” dia menarik nafas sebelum menghembus perlahan.

“Begitu juga ayat-ayat seterusnya, ayat ketiga misalnya menerangkan kunci kebahagiaan manusia iaitu selalu menjaga waktu dan umurnya supaya jangan sia-sia, sentiasa mencari pahala dan mengelak dosa.

“Takwilnya, dia (manusia) selalu menjauhkan diri daripada penipuan, kezaliman, penghinaan kepada orang lain, korupsi, penyelewengan atau terlalu lalai dengan hiburan seperti sekarang. Yakin dia bahawa seluruh ucapan dan perbuatan dicatat malaikat sebagai bukti untuk mengadili mereka di akhirat. Maka atas dasar perhitungan dan keyakinan itu, manusia itu tidak mahu mengerjakan apa saja yang tidak berguna bagi dirinya sendiri, bahkan hanya menimbulkan kerugian dan penyesalan. Akan tetapi semakin ramai yang sudah tidak menghiraukan perkara ini sekarang,” jelasnya panjang lebar.

“Jadi adakah kehilangan ayat keempat bermaksud sudah ramai umat Islam yang sudah tidak menunaikan zakat, manakala ayat kelima pula akibat berleluasanya seks luar nikah ketika ini?” Imam Min mengangguk perlahan menyetujui telahan lelaki itu.

Mindanya mengimbau pengaduan rakannya yang bekerja di pejabat zakat - sudah ramai umat Islam yang tidak menunaikan zakat melainkan zakat fitrah; zakat lain seperti harta, emas, penternakan dan zakat pendapatan walaupun sekadar 2.5 peratus, tidak dipedulikan seolah-olah ia bukan suruhan-Nya.

Malah gejala seks luar nikah pula kini sudah semakin membarah dalam masyarakat bagaikan ia kegiatan biasa dan lumrah. Persoalan seks menjadi topik menarik sehingga dieksploitasi dalam majalah picisan, akhbar, televisyen dan pelbagai media.

“Bahkan bukan saja umat Islam sekarang tidak menunaikan zakat, tetapi ramai terbabit dalam riba seolah-olah ia adalah satu kemestian tanpa ada apa-apa rasa bersalah. Sedangkan ayat ke-278 dan 279 daripada surah al-Baqarah menerangkan riba itu dosanya seperti berperang dengan Allah!”

Keadaan kembali sepi seketika. Lelaki itu kemudian mengangkat pandangannya. “Jadi, apa yang perlu saya lakukan sekarang, Imam?” persoalan itu kembali membawanya mendalami lembah fikir. Jika benar kejadian berkenaan, ia bukanlah perkara kecil yang hanya diputuskan olehnya. Ia perkara besar yang memerlukan takwil daripada ulama mukhtabar yang lebih dalam ilmunya.

“Saudara perbanyakanlah amalan termasuk ibadat sunat. Dekatkan diri dengan Allah, hayatilah segala suruhan dan larangan-Nya bersungguh-sungguh.”

Selepas lelaki itu meninggalkan dirinya keseorangan dalam bilik itu, fikirannya terus menyingkap pelbagai kemungkinan di sebalik peristiwa itu. Pelbagai misteri, rahsia dan teka-teki menyalurkan kebingungan dan ketakutan ke dalam dirinya. Ya Tuhan, adakah ini tanda-tanda akhir dunia akan kiamat?

Profil penulis

MOHD Nasron Sira Rahim atau nama penanya, Nasron Sira Rahim, dilahirkan di Kampung Nawa pada 23 Disember 1981, berkarya dalam genre cerpen dan puisi sejak 2001 dan karyanya mendapat tempat dalam majalah mahupun akhbar arus perdana negara ini. Turut meminati penulisan rencana, esei selain berkebolehan melukis kartun dan komik. Novel pertamanya, Enigma, diterbitkan BukuPrima manakala novel kedua kini dalam proses penerbitan. Wartawan di Meja Luar Negara, Berita Harian, kini dalam proses menyiapkan novel ketiganya.

UFO ke??


Eh,,apa tu?? Nmpk mcm UFO je..Ntah lerr...Ntah lerr gambar niey bnr ke x..sbb
nye sy jmpa dlm internet.. Huhu.. di situ jg ada trtulis "Misteri Terbesar Di Dunia" x
slp sy...kalau nk thu..lu pikirlah sndri!!

Pink-So What

So What lyrics

Na Na (x25)

I guess i just lost my husband
I don't know where he went
So I'm gonna drink my money
I'm not gonna pay his rent (Nope)
I got a brand new attitude
And I'm gonna wear it tonight
I wanna get in trouble
I wanna start a fight

Na Na Na Na Na Na Na
I wanna start a fight
Na Na Na Na Na Na Na
I wanna start a fight

So so what?
I'm still a rock star
I got my rock moves
And I don't need you
And guess what
I'm having more fun
And now that we're done
I'm gonna show you tonight
I'm alright, I'm just fine
And you're a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And I don't want you tonight

Uh, check my flow, uh

The waiter just took my table
And gave to Jessica Simp - Shit!
I guess I'll go sit with drum boy
At least he'll know how to hit
What if this song's on the radio
Then somebody's gonna die
I'm gonna get in trouble
My ex will start a fight

Na Na Na Na Na Na Na
He's gonna start a fight
Na Na Na Na Na Na Na
We're all gonna get in a fight!

So so what?
I'm still a rock star
I got my rock moves
And I don't need you
And guess what
I'm having more fun
And now that we're done
I'm gonna show you tonight
I'm alright, I'm just fine
And you're a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And i don't want you tonight

You weren't there
You never were
You want it all
But that's not fair
I gave you life
I gave my all
You weren't there
You let me fall

So so what?
I'm still a rock star
I got my rock moves
And I don't need you
And guess what
I'm having more fun
And now that we're done (we're done)
I'm gonna show you tonight
I'm alright(I'm alright),I'm just fine (I'm just fine)
And you're a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And I don't want you tonight

No No, No No
I Don't want you tonight
You weren't there
I'm gonna show you tonight
I'm alright, I'm just fine
And you're a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And i don't want you tonight

Ba da da da da da

Kawan Baik Saya

Tgk sini..owww...ramainyerr peminat sy..trmsk bdk kecik tu..hahaha.. Yang pkai tudung wrna cklt tu Quthren,,slh srg my best FrIenD.. tcher sy slalu ckp best friend ad srg je..Tp sy byk best friend..lgh drpd 10 org.. pelik tp bonar.. yg pkai tudung wrna biru yg tgk kt sini tu kwn baik sy jgk..namanya Syahidah..org pggl Idah.. saya duduk kt sblh dierr yg pkai tudung biru..kt si2 rmai lg kwn baik sy..cuma mls nk bagi tau jerr.. sy ckp yg sy memang trkepit sgt....

Wednesday, January 7, 2009

Things I'll Never Say-Avril Lavigne

AVRIL LAVIGNE LYRICS

"Things I'll Never Say"

I’m tugging at my hair
I’m pulling at my clothes
I’m trying to keep my cool
I know it shows
I’m staring at my feet
My cheeks are turning red
I’m searching for the words inside my head

[Pre-Chorus]
(Cause) I’m feeling nervous
Trying to be so perfect
Cause I know you’re worth it
You’re worth it
Yeah

[Chorus]
If I could say what I want to say
I'd say I wanna blow you... away
Be with you every night
Am I squeezing you too tight
If I could say what I want to see
I want to see you go down
On one knee
Marry me today
Guess, I’m wishing my life away
With these things I’ll never say

It don’t do me any good
It’s just a waste of time
What use is it to you
What’s on my mind
If it ain’t coming out
We’re not going anywhere
So why can’t I just tell you that I care

[Pre-Chorus]

[Chorus]

What’s wrong with my tongue
These words keep slipping away
I stutter, I stumble
Like I’ve got nothing to say

[Pre-Chorus]

Guess I’m wishing my life away with these things I’ll never say
If I could say what I want to say
I'd say I wanna blow you...away
Be with you every night
Am I squeezing you too tight
If I could say what I want to see
I want to see you go down
On one knee
Marry me today
Guess, I’m wishing my life away
With these things I’ll never say
These things I’ll never say

Kehebatan Surah Al-Ikhlas

KEHEBATAN SURAH AL-IKHLAS

"Au zubillah himinashsyaitan nirrajim...bismilla hirrahmannirrahi m"

Tafsirannya:
Aku berlindung dengan Allah daripada syaitan yang direjam,
Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.

A) Bacalah ayat ini sebelum anda memulakan apa-apa saja kerja kerana
dengan bacaan ini akan keluarlah iblis dan syaitan yang berada didalam
tubuh kita dan juga di sekeliling kita, mereka akan berlari keluar umpama
cacing kepanasan. Sebelum anda masuk rumah, bacalah ayat di atas,
kemudian bacalah surah Al-Ikhlas (iaitu ayat: Qulhuwallahu ahad.
Allahussamad. Lamyalid walam yu-lad. Walam yakul lahu kufuwan
ahad.) sebanyak 3 kali.

Masuklah rumah dengan kaki kanan dan dengan membaca bismillah.
Berilah salam kepada anggota rumah dan sekiranya tiada orang di rumah
berilah salam kerana malaikat rumah akan menyahut. Amalkanlah bersolat
kerana salam pertama (ianya wajib) yang diucapkan pada akhir solat akan
membantu kita menjawab persoalan kubur.

Apabila malaikat memberi salam, seorang yang jarang bersolat akan sukar
menjawab salam tersebut. Tetapi bagi mereka yang kerap bersolat, amalan
daripada salam yang diucap di akhir solat akan menolongnya menjawab
salam malaikat itu.

B) Diriwayatkan oleh Iman Bukhari sabda Nabi Muhammad s.a.w:
"Barang siapa membaca Qul huwa"llahu ahad 100,000 kali maka sesungguhnya
ia telah menebus dirinya dari Allah, maka menyeru yang menyeru dari pihak
Allah di langit dan di bumi. Kusaksikan bahwa sifulan itu telah menjadi pemendekaan
Allah sesungguhnya ia adalah pemerdekaan dari sisi Allah, Sesungguhnya ia adalah
pemerdekaan dari neraka". Inilah yang dinamakan membaca Qulhua"llah ahad
satu hatam yaitu 100,000 kali dengan diwiridkan seberapa ribu kesanggupan kita
sehari.

C) Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud:

Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia,
maka dia tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan
kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian
siratul mustaqim lalu menuju ke syurga. (Demikian diterangkan dalam Tadzikaratul
Qurthuby).
Rasulullah SAW pernah bertanya sebuah teka-teki kepada umatnya Siapakah antara
Kamu yang dapat khatam Qur'an dalam jangkamasa dua-tiga minit? Tiada seorang
dari sahabatnya yang menjawab. Malah Saiyidina Ummar telah mengatakan
bahawa ianya mustahil untuk mengatam Qur'an dalam begitu cepat. Kemudiannya
Saiyyidina Ali mengangkat tangannya. Saiyidina Ummar bersuara kepada Saiyidina Ali
bahawa Saiyidina Ali (yang sedang kecil pada waktu itu) tidak tahu apa yang dikatakannya
itu. Lantas Saiyidina Ali membaca surah Al-Ikhlas tiga kali. Rasulullah SAW menjawab
dengan mengatakan bahawa Saiyidina Ali betul. Membaca surah Al-Ikhlas sekali
ganjarannya sama dengan membaca 10 jus kitab Al-Quran. Lalu dengan membaca surah
Al-Ikhlas sebanyak tiga kali qatamlah Quran kerana ianya sama dengan membaca 30 jus
Al-Quran.

D) Berkata Ibnu Abbas r.a. bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:

Ketika saya (Rasulullah SAW) israk ke langit, maka saya telah melihat Arasy di atas 360,000
sendi dan jarak jauh antara satu sendi ke satu sendi ialah 300,000 tahun perjalanan.

Pada tiap-tiap sendi itu terdapat padang sahara sebanyak 12,000 dan luasnya setiap satu
padang sahara itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang sahara itu terdapat
80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surah Al-Ikhlas.

Setelah mereka selesai membaca Surah tersebut maka berkata mereka: Wahai Tuhan kami,
sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca Surah
Al-Ikhlas baik ianya lelaki mahupun perempuan.

Sabda Rasulullah SAW lagi:

Demi Allah yang jiwaku ditanganNya, sesungguhnya Qul Huwallahu Ahadu itu tertulis di
sayap malaikat Jibrail a.s, Allahhus Somad itu tertulis di sayap malaikat Mikail a.s,
Lamyalid walam yuulad tertulis pada sayap malaikat Izrail a.s, Walam yakullahu kufuwan
ahadu tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.

E) Siapa membaca surah Fatihah, al-ikhlas, al-falaq, dan an-annas setiap satu sebanyak 7 kali
selepas solat jumaat, nescaya terpelihara dari perkara keji dan segala bala hinggalah ke
jumaat yang berikiutnya.

Jika dibaca 3 surah ini al-ikhlas, al-falaq and an-nass pagi dan petang nescaya tidak
mengalami apa-apa kesusahan.



Nota:
Jika sekiranya kawan-kawan ingin mengumpul saham akhirat, sampaikanlah ilmu ini
kepada kawan2 yang lain. Sepertimana sabda Rasulullah SAW 'Sampaikanlah pesananku
walaupun satu ayat'. Sesungguhnya apabila matinya seseorang anak Adam itu, hanya
3 perkara yang akan dibawanya bersama :
1) Sedekah/amal jariahnya
2) Doa anak-anaknya yang soleh
3) Ilmu yang bermanfaat yang disampaikannya kepada orang lain.

I'm Yours-Jason Mraz


Well you done done me and you bet I felt it
I tried to be chill but you're so hot that I melted
I fell right through the cracks
Now I'm trying to get back
Before the cool done run out
I'll be giving it my bestest
And nothing's going to stop me but divine intervention
I reckon it's again my turn to win some or learn some

I won't hesitate no more, no more
It cannot wait, I'm yours

Well open up your mind and see like me
Open up your plans and damn you're free
Look into your heart and you'll find love love love love
Listen to the music of the moment people dance and sing
We're just one big family
And It's our God-forsaken right to be loved love loved love loved

So I won't hesitate no more, no more
It cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, I'm yours

Scooch on over closer dear
And i will nibble your ear

I've been spending way too long checking my tongue in the mirror
And bending over backwards just to try to see it clearer
But my breath fogged up the glass
And so I drew a new face and laughed
I guess what I'm be saying is there ain't no better reason
To rid yourself of vanity and just go with the seasons
It's what we aim to do
Our name is our virtue

But I won't hesitate no more, no more
It cannot wait I'm yours

Well open up your mind and see like me
Open up your plans and damn you're free
Look into your heart and you'll find that the sky is yours
Please don't, please don't, please don't
There's no need to complicate
Cause our time is short
This oh this this is out fate, I'm yours

Budak Khatam Al-Quran & Ustaz

Hei,,budak genius dan hensem..emm,,hensem sangat ke??

Yang pakai baju warna ungu tu antara budak yang paling popular kat sek sy..Zarif nama dierr..kalau Zarif ngn sy,, sy still no.1 popular kt sek.. Dia niey Ketua Prefect sek sy n digosipkan dgn P.Ketua Pengawas 1 yang perempuan..namanya??secret.. he3.. yang pkai bju warna coklat tu nama dier Aliff Iqwan..budak baru kelas sy..plg baik n suka maen phone orang..eee..trutamnya phone yg byk games..

Ni masa kat sekolah..Ms smbt Hari Raya Aidilfitri... Semua kawan2 kelas sy niey... Be LikE my friends and I....

Sisters entering Islam
Sister Hayat Osman
"Could I Deal With God - Directly?"
"Muslim - Christian Dialog" changed her life

Sister Anne Wanted to Have Direct Access to God
She Got it - with ISLAM
Anne Collins tells of wanting to be a nun in the Catholic Church before finding her way to Islam
After searching Christianity for truth - A Muslim gave her something to really think about.

Could I Deal with God Directly?
By Hayat Anne Collins Osman

I was raised in a religious Christian family. At that time, Americans were more religious than they are now—most families went to church every Sunday, for example. My parents were involved in the church community. We often had ministers (Protestant “priests”) in the house. My mother taught in Sunday school, and I helped her.

I must have been more religious than other children, although I don’t remember being so. For one birthday, my aunt gave me a Bible, and my sister a doll. Another time, I asked my parents for a prayer book, and I read it daily for many years.

When I was in junior high school (middle school), I attended a Bible study program for two years. Up to this point, I had read some parts of the Bible, but had not understood them very well. Now was my chance to learn. Unfortunately, we studied many passages in the Old and New Testaments that I found inexplicable, even bizarre.

For example, the Bible teaches an idea called Original Sin, which means that humans are all born sinful. I had a baby brother, and I knew that babies were not sinful.

The Bible has very strange and disturbing stories about Prophet Abraham and Prophet David, for example. I couldn’t understand how Prophets could behave the way the Bible says they did.

There were many, many other things that puzzled me about the Bible, but I didn't ask questions. I was afraid to ask—I wanted to me known as a “good girl.”

Al-Hamdulillah, there was a boy who asked, and kept asking. The most critical matter was the notion of Trinity. I couldn’t get it. How could God have three parts, one of which was human? Having studied Greek and Roman mythology at school, I thought the idea of the Trinity and powerful human saints very similar to the Greek and Roman ideas of having different so-called “gods” that were in charge of different aspects of life (Astaghfir-Ullah!). The boy who asked, asked many questions about Trinity, received many answers, and was never satisfied. Neither was I. Finally, our teacher, a University of Michigan Professor of Theology, told him to pray for faith. I prayed.

When I was in high school, I secretly wanted to be a nun. I was drawn to the pattern of offering devotions at set times of day, of a life devoted entirely to God, and of dressing in a way that declared my religious lifestyle. An obstacle to this ambition, though, was that I wasn’t Catholic. I lived in a Midwestern town where Catholics were a distinct and unpopular minority! Furthermore, my protestant upbringing had instilled in me distaste for religious statuary, and a healthy disbelief that dead saints had the ability to help me.
In college, I continued to think and pray. Students often talk and argue about religion, and I heard many different ideas. Like Yusuf Islam, I studied the Eastern so-called religions: Buddhism, Confucianism, and Hinduism. No help there.

I met a Muslim from Libya, who told me a little about Islam and the Holy Qur’an. He told me that Islam is the modern, most up-to-date form of revealed religion. Because I thought of Africa and the Middle East as backwards places, I couldn’t see Islam as modern.

My family took this Libyan brother to a Christmas church service. The service was breathtakingly beautiful, but at the end, he asked, “Who made up this procedure? Who taught you when to stand and bow and kneel? Who taught you how to pray?” I told him about early Church history, but his question made me angry at first, and later made me think.

Had the people who designed the worship service really been qualified to do so? How had they known the form that worship should take? Had they had divine instruction?

I knew that I did not believe in many of the teachings of Christianity, but continued to attend church. When the congregation recited pieces I believed to be blasphemous, such as the Nicene Creed, I was silent—I didn’t recite them. I felt almost alien in church, almost a stranger.

A shocker! Someone very close to me, having dire marital problems, went to a curate of our church for advice. Taking advantage of her pain and self-loathing, he took her to a motel and seduced her.

Up to this point, I had not considered carefully the role of the clergy in Christian life. Now I had to. Most Christians believe that forgiveness comes through the “Holy Communion” service, and that an ordained priest or minister must conduct the service. No minister, no absolution.

I went to church again, and sat and looked at the ministers in front. They were no better than the congregation—some of them were worse. How could it be true that the agency of a man, of any human being, was necessary for communion with God? Why couldn’t I deal with God directly, and receive His absolution directly?

Soon after this, I found a translation of the meaning of the Qur’an in a bookstore, bought it, and started to read it. I read it, off and on, for eight years. During this time, I continued to investigate other religions.

I grew increasingly aware of and afraid of my sins. How could I know whether God would forgive me? I no longer believed that the Christian model, the Christian way of being forgiven, would work. My sins weighed heavily on me, and I didn’t know how to escape the burden of them. I longed for forgiveness. I read in the Qur’an,

“…Nearest among them in love to the Believers you will find those who say, ‘We are Christian’: Because amongst them are Men devoted to learning, and men who have renounced the world and are not arrogant.

“And when they listen to the revelation received by the Messenger, you will see their eyes overflowing with tears, for they recognize the truth. They pray, ‘Our Lord! We believe. Write us down among the witnesses.

[And what (reason) have we that we should not believe in Allah and in the truth that has come to us, while we earnestly desire that our Lord should cause us to enter with the good people?] (Al-Ma’idah 5:84)

I began to hope that Islam held the answer. How could I find out for sure?
I saw Muslims praying on the TV news, and knew that they had a special way of praying. I found a book (by a non-Muslim) that described it, and I tried to do it myself (I knew nothing of Taharah, and did not pray correctly). I prayed that way, secretly and alone, for several years.

Finally, about eight years after first buying my Qur’an, I read:

[This day have I perfected your religion for you, completed My favor for you, and chosen Islam as your religion.] (Al-Ma’idah 5:3)

I wept for joy, because I knew that, way back in time, before the creation of the Earth, Allah had written this Qur’an for me. Allah had known that Anne Collins, in Cheektowaga, NY, USA, would read this verse of the Qur’an in May 1986, and be saved.

Now, I knew that there were many things I had to learn, for example, how to pray properly, which the Qur’an does not describe in detail. The problem was that I didn’t know any Muslims.

Muslims are much more visible in the US now than they were then. I didn’t know where to find them. I found the phone number of the Islamic Society in the phone book, and dialed it, but when a man answered, I panicked and hung up. What was I going to say? How would they answer me? Would they be suspicious? Why would they want me, when they had each other and their Islam?

In the next couple of months, I called the mosque a number of times, and each time panicked and hung up. Finally, I did the cowardly thing: I wrote a letter asking for information. The kindly, patient brother at the mosque phoned me, and then started sending me pamphlets about Islam. I told him I wanted to be Muslim, but he told me, “Wait until your are sure.” It upset me that he told me to wait, but I knew he was right, that I had to be sure because, once I had accepted Islam, nothing would ever be the same again.

I became obsessed with Islam. I thought about it, day and night. On several occasions, I drove to the mosque (at that time, it was in an old converted house) and circled it many times, hoping to see a Muslim, wondering what it was like inside.

Finally, one day in early November 1986, as I was working in the kitchen, I suddenly knew, knew that I was Muslim. Still a coward, I sent the mosque a letter. It said, “I believe in Allah, the One True God, I believe that Muhammad was his Messenger, and I want to be counted among the witnesses.”

The brother called me on the phone the next day, and I said my shahadah* on the phone to him. He told me then that Allah had forgiven all my sins at that moment, and that I was as pure as a newborn baby.

I felt the burden of sin slip off my shoulders, and wept for joy. I slept little that night, weeping, and repeating Allah’s name. Forgiveness had been granted. Alhamdulillah.

*The statement a person makes when accepting Islam (and many times a day thereafter: I testify that there is no deity other than Allah, and I testify that Muhammad (SAAWS) was a Messenger of Allah.
Other New Muslims